Feasibility Study

Written on 1:44 AM by Indra

Feasibility adalah ukuran akan seberapa menguntungkan atau seberapa praktis perkembangan sistem informasi terhadap organisasi.

Titik periksa kelayakan pada Analisis sistem : Definisi Masalah, Analisis Masalah, Analisis Keputusan.


4 Pengujian Kelayakan

Operational Feasibility

Ukuran seberapa baik suatu solusi akan bekerja atau diterima dalam organisasi.

Technical Feasibility

Ukuran kepraktisan solusi teknis dan ketersediaan sumber dan pakar teknis.

Schedule Feasibility

Ukuran seberapa masuk akal daftar waktu pelaksanaan suatu proyek.

Economic Feasibility

Ukuran cost-effectiveness suatu proyek/solusi.


Teknik Analisis Cost Benefit

Berapa banyak biaya yang dibutuhkan sistem tersebut?

Biaya dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:

Biaya pengembangan sistem 

biaya satu kali dan tidak akan berulang setelah proyek selesai.

ex: biaya personil, penggunaan komputer, pelatihan.

Biaya pengoperasian sistem

biaya berulang sepanjang kehidupan sistem, digolongkan menjadi :
+ Fixed cost
Biaya yang terjadi pada interval yang tetap dan pada tingkat yang relatif tetap.
ex: sewa, gaji.

+ Variable cost
Biaya yang terjadi sesuai dengan proporsi faktor kegunaan.
ex: biaya listrik, biaya telepon.

Apa manfaat yang disediakan oleh sistem?

Tangible benefit

Keuntungan yang mudah diukur.

ex: penjualan meningkat, waktu respons menurun

Intangible Benefit

Keuntungan yang dianggap sulit atau tidak mungkin diukur.

ex: nama baik pelanggan meningkat, moral pekerja meningkat

Apakah sistem yang diusulkan cost-effectiveness?

Ada 3 teknik populer yang digunakan untuk memperkirakan cost-effectiveness:

- Payback Analysis

- Analisis Return on Investment

- Net Present Value

If you enjoyed this post Subscribe to our feed

1 Comment

  1. Anonymous |

    trimakasih untuk penjelasannya

     

Post a Comment